Pages

Powered by Blogger.

Pantai Timang

<a href="<a href="http://1.bp.blogspot.com/-i2tpg3V2mnE/VMpHhsOlKgI/AAAAAAAABZU/etjK9WXX6vo/s1600/pantai%2Btimang.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"><img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-i2tpg3V2mnE/VMpHhsOlKgI/AAAAAAAABZU/etjK9WXX6vo/s1600/pantai%2Btimang.jpg" /></a>">Pantai Timang</a>

Pantai Timang terletak di Dusun Cari, Kecamatan Tepus, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk mencapai pantai ini, diperlukan perjalanan selama kurang lebih 3 jam dari Kota Yogyakarta. Rute yang ditempuh pun cukup menantang, mulai dari tanjakan memasuki Dataran Tinggi Wonosari, melibas tikungan tajam Pegunungan Seribu, hingga menembus perbukitan karst akan menjadi sensasi liburan anda ke Pantai Timang. Sayangnya sepengetahuan penulis, belum ada angkutan umum yang melayani rute hingga Pantai Timang, jadi sangat direkomendasikan untuk menggunakan kendaraan pribadi.
Koordinat Lokasi Pantai Timang_siparjo.com
Koordinat Lokasi Pantai Timang
Pantai Timang berhasil menyajikan sesuatu yang beda dari pantai - pantai lain di Gunungkidul. Jika anda wisatawan yang anti-mainstream, sesekali waktu dapat mencoba petualangan di pantai ini. Betapa tidak, saat sebagian besar wisatawan bepergian ke pantai - pantai di Gunungkidul untuk mencari suasana pasir putihnya, namun anda tidak akan menjumpai di sini. Hal itu dikarenakan tidak adanya sungai untuk aliran permukaan yang bermuara di Pantai Timang, sehingga deposit berupa endapan pasir tidak dapat terbentuk.

Sebagai penggantinya, anda akan disuguhi pemandangan Batu Panjang, yakni sebutan masyarakat setempat untuk menamai pulau yang terletak tidak jauh dari Pantai Timang. Untuk mencapainya, pengunjung hanya dibekali katrol sederhana yang berfungsi layaknya kereta gantung dan dioperasikan secara manual. Satu hal yang musti diingat, bahwa alat penghubung tersebut tidak memiliki semacam garansi atau asuransi terhadap keselamatan awak, jadi risiko sepenuhnya ditanggung penumpang. Bagi anda penyuka tantangan adrenalin mungkin dapat mempertimbangkanya terlebih dahulu sebelum mencoba. 

Menurut pengalaman penduduk, kereta gantung tersebut sejatinya digunakan sebagai akses warga setempat untuk mencari ikan dan lobster di Batu Panjang. Kereta dibangun secara swadaya dengan peralatan sederhana, namun dapat menghasilkan sebuah sarana mobilisasi yang lumayan kokoh. Bagi yang kurang menyukai tantangan seperti tadi, mungkin dapat mengalihkan kegiatan wisata menuju aspek kuliner. Lobster tangkapan Pulau Panjang dapat dinikmati sembari melepas rasa lelah setelah menempuh perjalanan lumayan panjang.


No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar menggunakan tata bahasa yang sopan

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...