Pages

Powered by Blogger.

Tenun Lurik Rogocolo

Tenun Lurik Rogocolo

Lokasi Pembuatan Lurik Rogocolo Jogjakarta
Tak Jauh dari Pabrik Gula Madukismo, tepatnya di sebelah selatan pabrik gula, Desa Rogocolo, Kelurahan Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat tempat pembuatan tenun lurik yang mana pengerjaannya masih dilakukan dengan cara tradisional sepenuhnya. Meskipun jaman terus berjalan, demikian pula selera masyarakat mengenai fashion, namun ternyata kain tenun lurik tidak pernah kehilangan penggemar. Berikut sedikit ulasannya.

Deskripsi
Kata lurik berasal dari bahasa Jawa lorek yang berarti garis-garis dan merupakan lambang kesederhanaan dalam penampilan maupun pembuatannya namun sarat dengan makna ( Djoemena Nian S, 2000). Meskipun motif lurik ini hanya berupa garis garis, namun variasi coraknya beragam. Seperti yang ditulis oleh Nian S.Djoemena (2000) mengenai nama-nama corak, yaitu antara lain: corak klenting kuning, sodo sakler, lasem, tuluh watu, lompong keli, kinanti, kembang telo, kembang mindi, melati secontong, ketan ireng, ketan salak, dom ndlesep, loro-pat, kembang bayam, jaran dawuk, kijing miring, kunang sekebon, dan sebagainya.  Namun seiring perkembangan jaman, untuk menjaga eksistensi kain lurik maka para pengrajin lurik melakukan berbagai macam inovasi termasuk dalam hal corak.

Produk Tenun Lurik Rogocolo Jogjakarta_siparjo.com
Produk Tenun Lurik Rogocolo Jogjakarta
Salah satu pengrajin lurik yang hingga saat ini masih menunjukkan eksistensinya adalah Bapak Tohirin. Di rumah sederhana yang berlokasi di Desa Rogocolo inilah beliau di bantu oleh sang istri menghasilkan kain lurik dengan mesin tradisional yang biasa disebut dengan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin). Proses pembuatan kain lurik memiliki beberapa tahapan yaitu dimulai dengan pewarnaan, pemintalan, penghanian, dan penenunan hingga menjadi kain lurik.

Bagi anda yang ingin mencoba mengoperasikan ATBM anda dapat mencobanya di sini dengan biaya sukarela. Tapi ingat, pada proses penenunan dibutuhkan kejelian karena kalau ada kesalahan bisa merusak motif lurik yang sudah dirancang. Untuk para wisatawan yang menghendaki oleh-oleh, disini juga menyediakan kain lurik dengan beragam corak yang siap kalian tenteng sebagai buah tangan. Penasaran? Tunggu apalagi, langsung saja berkunjung ke lokasi ini. Tetap jaga kelestarian wisata budaya..!!

Fasilitas
Pengunjung dapat secara langsung merasakan dan mengoperasikan alat tenun tradisional.

Biaya dan Akomodasi
Untuk menjangkau tempat tersebut anda tidak perlu khawatir. Lokasinya tidak jauh dari Jalan Arteri Ringroad Yogyakarta, dan juga terdapat jasa ojek maupun becak. Karena sifatnya home industry, pengunjung tidak akan dipungut retribusi, hanya saja perlu membawa/mengganti kain yang digunakan untuk melakukan pembuatan tenun.

1 comment:

Silahkan berkomentar menggunakan tata bahasa yang sopan

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...